Atasi Krisis Pangan, PKK Wakatobi Tanam 500 Benih Cabe
Keterangan Gambar : Hj Safaria Arhawi didampingi istri Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi bersama ibu PKK menerima bibit cabe.

Atasi Krisis Pangan, PKK Wakatobi Tanam 500 Benih Cabe

246 views
0

Wakatobi, Radarsultra.co.Id – Krisis pangan secara nasional membuat kelompok PKK bertekad memprogramkan giat tanam cabe se-Indonesia. Di Kabupaten Wakatobi, melalui tangan-tangan kreatif Ibu PKK program ini langsung disambut dengan menanam 500 pohon benih cabai.

Dipimpin langsung ketua PKK,Hj Safaria Arhawi, Geraka tanam cabai ini mengarahkan seluruh anggota PPK se-Kabupaten Wakatobi dengan tujuan krisis pangan secara nasional bisa diatasi terutama harga pokok cabe dipasaran yang terus melonjak.

“Meski harga pasar kita untuk cabe ini masih berkisar 30 ribu perliter dibandingkan diluar sana 250 ribu per kg namun menanam cabe ini untuk membantu ekonomi keluarga,’’ katanya saat membuka acara pencanangan Gertam cabe, di kebun PKK Wangi-Wangi, Sabtu (4/3)

Gertam Cabe ini menurutnya penting menjadi penyemangat para ibu-ibu bukan saja ibu PKK, namun seluruh masyarakat bisa menanamnya minimal menggunakan pekarangan rumah. Apalagi cabe mudah tumbuh sehingga hasilnya bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan tak bergantung dengan pasar.

“Kalau bisa jangan cabe saja tapi tanam sayur-sayuran yang bisa dipake untuk kebutuhan sehari-hari. Ini juga mengurangi pengeluaran dari ibu-ibu rumah tangga kita”, pesannya.

Selain itu, Istri bupati juga ini menghimbau khususnya istri para camat dan Kepala Desa mengikuti gertam cabe tersebut.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sulaiman berjanji akan menambah bibit cabe dari 500 benih menjadi 1.500 benih selain itu siap menyiapkan bibit sayur-sayuran lain untuk memenuhi kebutuhan pasar

“Sumber sayur kita masih bergantung dengan ekspor dari luar maka melalui gerakan tanam cabe ini menjadi motivasi masyarakat agar bergerak menanam bersama, sehingga kebutuhan pangan bisa terpenuhi lewat tangan-tangan kita semua tanpa bergantung lagi,’’ katanya. (C )

About author