Aktivis HMI, Kepala Desa Terpilih Harus Memahami Peran dan Tugasnya
Keterangan Gambar : Anas Padil, Aktivis HMI

Aktivis HMI, Kepala Desa Terpilih Harus Memahami Peran dan Tugasnya

187 views
0

Konawe, Radarsultra.co.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak se-Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah digelar di masing-masing desa setiap kecamatan pada Kamis 12 Desember 2019 lalu

Aktivis HMI, Anas Padil, mantan pengurus cabang sekretaris PPD (Partisipasi Pembangunan Daerah) HMI Cabang Gowa Raya

Pesta demokrasi tingkat desa ini juga mendapatkan perhatian dari aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Anas Padil yang turut mengucapkan selamat kepada seluruh Kepala Desa (Kades) yang terpilih se-kabupaten Konawe di setiap kecamatan.

“Selamat Atas terpilihnya menjadi kepala desa semoga amanah menjalankan tugas dan kepemimpinannya di wilayah pemerintahan masing – masing di setiap desa sekabuten konawe, dan semoga Harapan di setiap visi & Misi melalui tujuan masing-masing kepala desa yang terpilih dapat mewumujudkan masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT,” kata Anas Padil, Minggu, (15/12/2019).

Anas mengungkapkan, sesuai data yang ada, jumlah desa yang harusnya menggelar Pilkades di Kabupaten Konawe sejumlah 129 desa, namun yang ikut dalam Pilkades 2019 hanya 123 desa,

Ada 6 (enam) Desa tidak sempat ikut dalam pelaksanaan Pilkades, informasi yang diterima tidak diusulkan oleh camat yang bersangkutan di karenakan masalah administrasi dan adanya sengketa,” ungkapnya.

Sebagai aktivis dan warga Kabupaten Konawe, Anas mengatakan, kepala desa yang terpilih dalam pilkades 2019 ini sangat diharapkan mampu membawa dorongan dan terobosan positif dalam mewujudkan harapan masyarakat didesanya masing-masing.

Sebab kepala desa yang terpilih harus mampu dan benar-benar memahami apa yang menjadi tugas dan peranananya sebagai pemimpin di desanya sehingga di harapkan mampu berkonstribusi positif terhadap daerah dalam pengelolaan desa yang modern,” jelasnya.

Anas Padil yang juga mahasiswa pascasarja Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini mengatakan, jika diamati dan cermati, Kabupaten Konawe saat ini sedang dalam tahap pembangunan yang berkelanjutan, dan salah satu indikator yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan daerah Kabupaten Konawe adalah investasi yang berada di wilayah Kecamatan Morosi, Kecamatan Bondoala dan Kecamatan Kapoiala.

Menurutnya, ntuk memaksimalkan pemanfaatan investasi terbesar provinsi Sultra tersebut dibutuhkan peran Pemerintah Daerah (Pemda) yang diharapkan mampu memberikan perhatian khusus kepada kepala desa terpilih, khususnya kepala desa yang berada di wilayah lingkar tambang.

Sebab jika di amati grafiknya selama ini peran pemerintah desa dari periode ke periode tidak mengalami peningkatan yang signifikan terhadap pengelolaan desa,” ungkapnya

Apa lagi saat ini daerah tersebut tidaklah menjadi beban bagi pemerintah soal anggaran dana desa sebab ada perusahaan yang membantu Mengelola pembagunan daerah di wilayah tersebut di tambah lagi di support dengan anggaran dana desa yang di gunakan,” sambungnya.

Anas menjelaskan, peran Pemda dalam hal ini adalah cukup memberikan dukungan dan melakukan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan dana desa di wilayah lingkar tambang tersebut.

Sebab Jika di cermati Dana Sosial dari perusahaan CSR ( Coorporate Social Responsibilty) itu sudah menjadi kajian akademik dan mempunyai mekanisasi penganggaran dan di tuangkan dalam beuntuk program di setiap desa di lingkar tambang baik membiayai sektor pembagunan fisik dan pembagunan manusianya dalam bentuk pemberdayaan,” jelasnya.

Oleh karena itu, mewakili masyarakat, Anas Padil yang juga anak desa yang di besarkan di Konawe sangat berharap kepada pemerintah dan kades terpilih agar mampu menjalankan tugasnya sebagai pemimpin yang akan membangun daerah ke arah yang lebih biak

Dana desa dan anggaran CSR itu tidak tumpag tindih dalam hal realokasi anggaran, maka perlu perhatian khusus oleh Pemda membuat regulasi atau mekanisme kalau perlu membuat perda soal aturan yang mengatur realokasi anggaran CSR yang nantinya akan di terapkan melalui program agar tepat sasaran,” harapnya.