Aksi Demo Abu Lapar Diduga Ditunggangi Kepentingan Politik
Keterangan Gambar : Ketua umum Lepidak-Sultra La Ode Hermawan

Aksi Demo Abu Lapar Diduga Ditunggangi Kepentingan Politik

Editors choice
455 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Aksi demo yang dilakukan di Buton Utara (Butur) Jum’at (03/03/17) ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Buton Utara Lintas Pemuda dan Masyarakat (Abu Lapar) diduga ditunggangi oleh aktor-aktor politik.

Aksi demo yang berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Butur mulai dari pukul 08.00 Wita hingga 10.00 Wita ini mengeluarkan empat tuntutan, diantaranya mendesak DPRD untuk mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Bupati Butur, kemudian mendesak agar memanggil Bupati Butur beserta jajarannya (TPAD) terkait isu dugaan dana aspirasi.

Aksi demo tersebut ditanggapi Lembaga Pemerhati Infrastruktur dan Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (Lepidak-Sultra). Ketua umum Lepidak-Sultra La Ode Hermawan menilai aksi demo yang dilakukan oleh Abu Lapar kemarin bukan hanya aksi menuntut hak-hak rakyat saja namun juga telah ditunggangi oleh kepentingan politik.

“Kami menanggapi aksi kemarin yang dilakukan oleh segelintir aliansi masyarakat Butur buton ada dugaan ditumpangi oleh para elit-elit politik di Butur,” kata Hermawan saat dikonfirmasi melalui WA pribadinya, Sabtu (04/03/17).

Selain itu pihaknya juga menyatakan sikap bahwa seluruh mahasiswa Butur yang tergabung dalam Lepidak-Sultra menyatakan akan mendukung visi-misi Bupati dan wakil Bupati Butur lima tahun kedepan.

“Sebagai mahasiswa Butur kami menyatakan sikap dengan tegas bahwa kami mendukung penuh kinerja Abuhasan-Ramadio sesuai visi misi membangun pemerintahan yang aman dan religius dikabupaten buton utara selama 5 tahun kedepan,” imbuhnya.

Menurut Hermawan Aksi Demo Abu Lapar hanya membuat perpecahan di dalam masyarakat Butur, untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

“Untuk itu kami segenap mahasiswa menghimbau kepada masyarakat Butur agar jangan mudah terprovokasi dengan segala isu yang belum tentu jelas kebenaraanya yang akan menjadi pemecah belah, Maka dari itu kami sangat mengharapkan pihak masyarakat Butur lebih dewasa dalam melihat dan menelaah isu yang dapat memecah belah dan akan menghambat pembangunan Butur hari ini,” tutupnya. (B )