Ajak Teman Mencuri, Oknum PNS di Konkep Ditangkap Polisi
Keterangan Gambar :

Ajak Teman Mencuri, Oknum PNS di Konkep Ditangkap Polisi

0

Kendari, Radarsultra.co.id_Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari menangkap komplotan pencuri yang didalangi oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Kendari, AKP. Gede Pranata Wiguna mengatakan, komplotan pencuri tersebut terdiri dari 3 (tiga) orang Tersangka (TSK) yakni inisial AB (32) profesi PNS, DA alias D (23) dan ES alias S (26).

“Tempat dan waktu kejadian perkara pada hari Kamis tanggal 22 April 2021 sekitar pukul 22.00 WITA bertempat di Desa Lantula, Kecamatan Wawonii Barat, Kbupaten Konkep di wilayah hukum Polres Kendari, dan mereka berhasil ditangkap pada 29 April 2021 lalu,” kata Gede Pranata, Senin, (17/5/2021).

Gede mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan para pelaku berawal dari tersangka AB yang mengajak tersangka DA dan ES untuk mengambil 1 (satu) unit Televisi (TV) di kantor lama tempat ia bekerja.

Setibanya di lokasi, ternyata TV yang menjadi target pencurian sudah tidak ada hingga akhirnya ketiganya memutuskan pulang dengan tangan hampa.

“Namun di perjalanan pulang, tersangka AB mengatakan bahwa rumah korban yang diketahui bernama Armin sedang kosong, sehingga para pelaku langsung singgah dirumah tersebut,” jelasnya.

Dalam melancarkan aksinya, para tersangka bergerak masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat dinding rumah dan membuka pintu dapur. Sementara untuk membobol pintu kamar utama yang dalam keadaan terkunci, para tersangka menggunakan alat bantu berupa linggis untuk memecahkan kaca jendela kamar.

“Dalam kasus ini, pihak kepolisian menyita beberapa barang bukti berupa 1 (satu) unit TV dan 1 unit laptop, 1 (satu) buah linggis dan serpihan kaca. Sementara total kerugian materil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp.12.500.000 (dua belas juta lima ratus ribu rupiah),” ungkapnya.

Saat ini para pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian, dan atas perbuatannya, ketiga tersangka diduga melanggar pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 (tujuh) tahun penjara.

About author