Aduan Masyarakat Terbantahkan, Ini Hasil Kunjungan Tim GAKKUM Ke PT.GKP
Keterangan Gambar : Tim Gakkum KLHK saat melakukan pengawasan dan verifikasi pengaduan terhadap dugaan pencemaran dan perusakan lingkungan serta penyerobotan lahan terhadap PT Gema Kreasi Perdana

Aduan Masyarakat Terbantahkan, Ini Hasil Kunjungan Tim GAKKUM Ke PT.GKP

80 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Aduan tentang pencemaran lingkungan serta penyerobotan lahan yang ditudingkan ke PT. GEMA Kreasi Perdana (GKP) oleh masyarakat Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dengan sendirinya terbantahkan setelah Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) mengeluarkan hasil Berita Acara pengawasan terhadap PT.Gema Kreasi Perdana pada Jumat (20/12/2019) lalu.

Dalam keteranganya, Tim Gakkum KLHK telah melakukan pengawasan dan verifikasi pengaduan terhadap dugaan pencemaran dan perusakan lingkungan serta penyerobotan lahan terhadap PT Gema Kreasi Perdana dengan kegiatan usaha pertambangan biji nikel yang berlokasi di desa Sukarela Jaya Kab Konawe Kepulauan.

Adapun pemeriksaan terhadap materi aduan, setelah tim melakukan observasi dilapangan menyimpulkan hasil pemeriksaan lapangan bahwa kegiatan penambangan nikel PT. GKP belum beroperasi sehingga belum ada potensi pencemaran dan perusakan lingkungan.

Dan Berdasarkan Ground Check atau pemeriksaan lahan titik kordinat, lahan yang di klaim oleh warga atas dugaan penyerobotan ternyata tepat berada didalam Izin Koridor dan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) milik PT. GKP.

Menyikapi hasil Berita Acara tim Gakkum, Bambang Murtiyoso selaku Direktur Operasional PT. GKP mengatakan hasil pengawasan dan verifiaksi yang dilaksanakan oleh tim Gakkum merupakan fakta yang tidak bisa terbantahkan lagi, karena manurutnya tim Gakkum yang datang tentunya adalah orang yang ahli dibidangnya.

Bahwa dengan tidak ditemukannya potensi pencemaran dan perusakan lingkungan adalah bukti komitmen perusahaan akan pola Good Minning Practice yang diterapkan sejak dini untuk menjadikan PT. GKP sebagai tambang yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab” ungkap Bambang, Minggu, (21/12/2019).