Ada Perusahaan Asing di Konsel Bernama “PT China Ganti Indonesia”
Keterangan Gambar : Kepala Disnakertrans Sultra, Armunanto

Ada Perusahaan Asing di Konsel Bernama “PT China Ganti Indonesia”

Editors choice
700 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – PT China Ganti Indonesia. Ini bukanlah lelucon, anekdot atau obrolan di stand up comedy. Ini adalah nama sebuah perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, resmi, memiliki tenaga kerja asing (TKA) dan terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra.

“PT China Ganti Indonesia. Ya memang ada. Ini nama sebuah perusahaan dan memiliki tenaga kerja asing. Perusahaan ini beroperasi di Kabupaten Konawe Selatan,” kata Kepala Disnakertrans Sultra, Armunanto kepada Radarsultra di Kendari, Rabu (28/12/2016).

Menurut Armunanto, selain PT China Ganti Indonesia tadi, masih ada dua perusahaan tambang lain yang memiliki tenaga kerja asing di Konawe Selatan yakni PT Ifisdheco dan PT Cian Liang.

PT China Ganti Indonesia memiliki TKA satu orang, PT Ifisdheco mempunyai TKA enam orang dan PT Cian Liang terdaftar ada dua TKA.Apakah TKA ini legal atau ilegal, Armunanto menyatakan, mereka semua legal, memiliki dokumen yang sah, oleh karena itu terdaftar di Disnakertrans.

Soal nama ini yang kemudian menjadi polemik. Anggota DPRD Sultra, H Akalim menyatakan, pemberian nama tersebut sangat tidak elok dan terbilang keterlaluan.

“Saya tidak suka dengan nama itu. Sebagai warga negara Indonesia dan anggota DPRD di Komisi III, saya tersinggung. Beraninya perusahaan itu mengatakan akan menggantikan Indonesia,” katanya.

Andaikan saja perusahaan tersebut belum jalan, ia mengatakan, akan berusaha agar perusahaan tersebut tidak beroperasi dan masuk ke Sultra.

Sementara Anggota Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat, Muniarty yang ditemui merasa kaget dan baru mendengar nama perusahaan tersebut.

“Kalau diartikan secara tertulis, bearti China mau menggantikan Indonesia, yang arti kata akan menggantikan semuanya dan tidak ada unsur Indonesia sama sekali,” kata Muniarty.

Dengan adanya nama perusahaan PT. China Ganti Indonesia tidak menutup kemungkinan orang china akan mendominasi di Sultra. Seharusnya pemerintah lebih teliti dan selektif dalam memberi izin perusahaan-perusahaan asing yang akan beropersi di Sultra terutama menyangkut pemberian nama perusahaan mereka, kata Muniarty.

About author