Abu Hasan Pastikan Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
Keterangan Gambar : Bupati Buton Utara, Abu Hasan

Abu Hasan Pastikan Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran

175 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Ketua Gusus Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Kabupaten Buton Utara (Butur) Abu Hasan meyakini penyaluran bantuan sosial Covid-19 tepat sasaran.

Untuk memastikan hal tersebut, data sebaran yang akan digunakan untuk pendistribusian bantuan nantinya berdasarkan basis data RT RW yang ada pada pusat data Bappeda yang akan divalidasi dengan hasil survey dari pemerintah setempat (Lurah, Kepala Desa) dan TNI-Polri dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas  sebelum diserahkan ke penerima bantuan.

“Data sedang bergerak, kita menggunakan basis data RT RW kita ada pusat data di Bappeda, agar tepat sasaran nanti desa yang menetapkan, nanti kita validasi, kita verifikasi karena mungkin juga dari Polisi dia ada data dari Kamtibmasnya,” Abu Hasan saat ditemui usai rapat GTC-19 Butur di Aula Rapat Sekretariat Daerah Butur, Selasa, (28/04/2020).

Bupati Abu Hasan mengatakan, untuk saat ini, bentuk bantuan yang akan disalurkan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), namun pihaknya berharap bentuk bantuan yang akan disalurkan nantinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Buton Utara.

“Diskresi saya belum dijawab oleh gubernur sehingga untuk sementara kita BLT, sehingga saya minta jangan digeneralisir karena masyarakat Butur ini kebutuhannya beda-beda, kalau di Bonegunu mungkin tidak butuh beras, tapi kalau di lantagi, di malalanda, di Bonerombo mungkin butuh beras daripada mereka dikasih uang,” ungkapnya.

“Kasih uang itu repotnya penerima harus buka rekening, tentunya ada biaya baik itu trasportasi dan lain-lainnya, dan kita tidak bisa pastikan uangnya bisa sampai ke keluarga secara utuh,” lanjutnya

Saat ini, Pemda Butur telah menyiapkan anggaran sebesar 12 Miliar Rupiah untuk percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19. Anggaran tersebut dibagi pada 3 (tiga) proporsi yaitu 50 persen untuk kebutuhan medis, 30 persen untuk resiko Covid-19 dan 20 persen untuk jejaring pengamanan sosial.

“Karena resiko covid kita di Butur ini rendah, boleh jadi anggaran resiko covid kita geser, kita perbesar ke jaring pengaman sosial supaya daya jangkaunya lebih tinggi dan lebih luas untuk masyarakat banyak di Butur,” jelas bupati.