500 TKA Masuk, Serapan Tenaga Kerja dan Perputaran Ekonomi di Morosi Semakin Meningkat
Keterangan Gambar : Usaha rumah makan yang menjadi sumber penghasilan warga Morosi

500 TKA Masuk, Serapan Tenaga Kerja dan Perputaran Ekonomi di Morosi Semakin Meningkat

16 views
0

Konawe, Radarsultra.co.id – Masuknya 500 TKA dari Tiongkok rupanya memberi dampak positif dengan meningkatkan perputaran ekonomi di kawasan industri smelter milik PT VDNI dan PT OSS di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

Ketgam : Rumah Kos yang disewakan untuk para pekerja

Salah satu contohnya yaitu Budiono (58), yang dulunya hanya seorang petani dengan pendapatan Rp. 5 Jt per 3 bulan saat panen, namun sejak industri smelter tersebut beroperasi Ia memutuskan untuk berwirausaha dengan membuka warung makan dengan penghasil omset bersih rata-rata Rp. 5 Juta perharinya.

Tidak berhenti disitu, hasil dari usah warung makan tersebut uangnya diputar lagi dengan membangun kost-kost’an semi permanen dengan 56 kamar yang tak pernah kosong sekali pun.

Saya sewakan ada yang  Rp. 600 Ribu sampai Satu Juta Rupiah perbulan bagi para tenaga kerja, baik lokal maupun TKA,” katanya, Senin, (22/06/2020).

Selain perputaran ekonomi yang menguat, penyerapan tenaga kerja lokal di Sultra untuk bekerja di kawasan industri smelter tersebut juga meningkat.

Tenaga kerja lokal bisa diserap, karena satu tenaga ahli dari China dapat dibantu oleh tujuh karyawan lokal,” ujar Translator Penanggung Jawab Teknik dan Lapangan, Sukal Septi Sari.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa juga secara terang-terangan menerima kedatangan 500 TKA Tiongkok. Menurutnya, industri pemurnian dan pengolahan nikel di PT VDNI dan OSS di Kecamatan Morosi, harus tetap beroperasi. Sebab, keberadaan perusahaan itu memberikan sumbangsi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Konawe.

Industri harus jalan, kondisi keuangan kita sedang sulit sekarang,” ungkap Kerry saat ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, masuknya 500 TKA dari Tiongkok ke Sultra rencananya akan bekerja sebagai teknisi ahli di perusahaan PT. VDNI dan PT. OSS.