4 Kali Teguran, Hypermart Belum Dikenakan Sanksi Berat
Keterangan Gambar :

4 Kali Teguran, Hypermart Belum Dikenakan Sanksi Berat

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Sampai saat ini, Hypermart Lippo Plaza Kendari belum mendapatkan sanksi tegas penghentian sementara kegiatan (PSK) dari Disperindag Kota terkait pelanggaran yang telah dilakukan pihak Hypermart.

Sebelumnya pihak Hypermart Lippo Plaza Kendari telah melakukan 4 kali pelanggaran dengan menjual produk yang telah expired, produk dengan kemasan rusak juga menerapkan sistem penyimpanan yang tidak sesuai dengan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan kelalaian pihak Hypermart tersebut telah menyebabkan konsumennya masuk rumah sakit akibat mengkonsumsi produk expired dari Hypermart.

Pelaksana harian Kepala BPOM Sultra Wahyudin Muis, mengatakan pihaknya telah memberikan rekomendasi kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sultra perihal penghentian sementara kegiatan Hypermart Lippo Plaza Kendari.

“Sesuai prosedur, pelanggaran pertama sampai ketiga kami berikan surat teguran dan peringatan, jika masih melanggar juga yang keempat kami keluarkan rekomendasi PSK ke instansi yang berwenang” ujarnya kepada wartawan radarsultra.co.id, Senin, (8/5/2017).

Terkait hal tersebut, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra telah melakukan hearing dengan pihak BPOM Sultra, Disperindag Sultra dan manajemen Hypermart Lippo Plaza Kendari untuk membahas pelanggaran tersebut dan pemberian sanksi.

 

Anggota Komisi IV DPRD Sultra, Sudarmanto mengatakan, dalam hearing tersebut telah ada beberapa kesepakatan antara lain pihak manajemen Hypermart harus bisa menjamin bahwa tidak akan terjadi pelanggaran lagi, dari pihak Disperindag dan BPOM Sultra akan tetap melakukan pengawasan terhadap pihak Hypermart.

“Kami juga menunggu surat pernyataan dari pihak Hypermart Lippo Plaza Kendari hingga batas sebelum puasa perihal agar  bisa menjamin pelanggaran seperti ini tidak terjadi lagi” ungkapnya. (C)