236 PNS Pemkab Butur Terima SK 100 Persen, Bupati Tekankan Kedisiplinan
Keterangan Gambar : Bupati Buton Utara Ridwan Zakaria mengambil sumpah ratusan CPNS buton utara dalam penyerahan SK 100 Persen

236 PNS Pemkab Butur Terima SK 100 Persen, Bupati Tekankan Kedisiplinan

0

Butur, Radarsultra.co.id – Sebanyak 236 (dua ratus tiga puluh enam) Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2018 Kabupaten Buton Utara (Butur) menerima Surat Keputusan (SK) 100 (seratus) persen dari Bupati Drs. H. Ridwan Zakariah. Para PNS kemudian disumpah untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah.

Ketgam : pengambilan sumpah PNS Buton Utara

Penyerahan SK Bupati no 18 tahun 2021 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil lingkup pemerintah kabupaten Buton Utara dan pengambilan sumpah itu dilaksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Butur, Rabu, 17 Maret 2021. Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol Covid-19.

Bupati Butur, Drs. H. Ridwan Zakariah dalam sambutannya mengingatkan peran penting PNS dalam menentukan keberhasilan pembangunan dan tugas pemerintah.

Ia juga mengatakan, aparatur sipil harus profesional dan proaktif dalam menjalankan tugas pelayanan publik

Jalankan aturan dengan sebaik-baiknya, konsisten, disiplin waktu, disiplin masuk (kantor), disiplin pulang (kantor), disiplin berpakaian, segala-galanya disiplin. Patuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku serta jauhi apa yang menjadi larangan,” kata Ridwan Zakariah di Buton Utara, Rabu, (17/03/2021).

Ia juga menekankan kepada PNS yang telah disumpah untuk menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang melayani dengan tulus .

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buton Utara, La Nita, S.Pd., M.M., diwawancarai terpisah mengatakan, PNS yang disumpah terdiri dari tenaga guru 131 orang, tenaga kesehatan 52 orang dan tenaga teknik 53 orang.

Mereka berasal hampir dari seluruh Indonesia sebab pendaftarannya online,” kata La Nita di Buton Utara, Rabu, (17/03/2021).

La Nita mengungkapkan PNS yang sudah disumpah harus setia dan taat kepada Pancasila, UUD 45, Negara dan pemerintah. Sumpah yang diucapkan di hadapan Pimpinan dan menurut agama dan kepercayaannya masing-masing adalah bentuk tanggungjawab kepada atasan dan Tuhannya.

Pada hakekatnya sumpah atau janji itu bukan saja merupakan kesanggupan terhadap atasannya yang berwenang, tetapi juga merupakan kesanggupan terhadap Tuhan, bahwa yang bersumpah/berjanji akan mentaati segala keharusan dan tidak melakukan segala larangan yang telah ditentukan,”   jelasnya.

“Kepada PNS dipercayakan tugas Negara yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dalam pelaksanaan tugas tersebut diperlukan keikhlasan, kejujuran, dan tanggungjawab,” tegasnya.